Tanam 120 Ribu Mangrove, KNTI Sergai Perkuat Advokasi Hukum Masyarakat Pesisir Bersama LBH Medan

 


SERDANG BEDAGAI – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Serdang Bedagai terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, baik melalui pelestarian lingkungan maupun peningkatan pemahaman hukum. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan calon paralegal yang digelar bersama tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim LBH Medan, Muhammad Ali, dihadiri pengurus DPD KNTI Sergai, Kelompok Tani Hutan (KTH) SB-KNTI, masyarakat berkearifan lokal, serta perwakilan Dankoti Tanjung Beringin.

Dalam pemaparannya, Muhammad Ali menyampaikan materi diskusi bertajuk “Hak Asasi Manusia sebagai Bagian Integral dari Kehidupan Manusia, Termasuk Hak untuk Mendapatkan Akses Ruang Hidup pada Wilayah Tenurialnya.”

Menurutnya, pemahaman mengenai hak asasi manusia sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam memperjuangkan akses terhadap ruang hidup dan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir dan masyarakat berkearifan lokal.

Ia juga menegaskan bahwa bentangan alam yang dimiliki suatu daerah harus mendapatkan perhatian melalui pemanfaatan yang bijaksana dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Pemanfaatan bentangan alam harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat berkearifan lokal sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945, bahwa sumber daya alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, saat diwawancarai awak media usai kegiatan, Ketua DPD KNTI Serdang Bedagai, Zulham Hasibuan, mengapresiasi materi yang disampaikan oleh tim LBH Medan. Ia menilai pelatihan tersebut memberikan edukasi dan pencerahan hukum yang sangat bermanfaat bagi calon paralegal dari kelompok masyarakat di Tanjung Beringin.

“Paparan yang disampaikan sangat edukatif dan memberikan pemahaman hukum yang baik bagi masyarakat. Forum ini juga menumbuhkan semangat bersama untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.


Zulham menjelaskan, semangat pelestarian lingkungan yang dibangun bersama masyarakat selama ini telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan rehabilitasi kawasan pesisir, salah satunya penanaman mangrove.

Menurutnya, DPD KNTI Sergai bersama kelompok masyarakat telah berhasil melakukan penanaman sekitar 120.000 pohon mangrove, baik secara mandiri maupun bersama berbagai pihak pendamping.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai upaya mengurangi dampak abrasi akibat hempasan air pasang rob serta mendukung pertumbuhan ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Zulham juga berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dapat memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat pesisir, kelompok tani hutan, serta masyarakat berkearifan lokal yang selama ini aktif menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan pesisir.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus mendukung program pemberdayaan masyarakat pesisir, penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan kapasitas paralegal masyarakat, serta mendukung upaya pelestarian mangrove yang telah kami lakukan bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan untuk menciptakan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami juga berharap adanya kolaborasi ruang yang lebih luas dalam menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat pesisir, termasuk akses terhadap sumber daya alam dan pengembangan ekonomi berbasis lingkungan. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimis pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Zulham menegaskan bahwa KNTI Sergai bersama kelompok masyarakat akan terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan edukasi, pendampingan hukum, serta pelestarian lingkungan.

“Kami akan terus mendedikasikan diri untuk membersamai berbagai kegiatan pelestarian dan pemberdayaan masyarakat, agar manfaat sumber daya alam dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang,” tutupnya.

(Abdul Salim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak