Hari Guru Nasional 2025 membawa cerita istimewa bagi perjalanan seorang guru dari Pematang Terang. Namanya Dewi Kristina Tampubolon, S.Pd., sosok sederhana yang setiap hari berdiri di depan kelas, membagikan ilmu, ketulusan, dan harapan bagi anak-anak di SD Negeri No. 105422.
Dedikasinya yang selama ini dijalankan tanpa pamrih akhirnya berbuah manis. Ia berhasil dinobatkan sebagai Juara 1 Pelopor Komunitas Belajar “KKG Kecamatan Tanjung Beringin”, sebuah penghargaan yang menegaskan perannya sebagai agen perubahan pendidikan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut.
Belum selesai rasa syukurnya, kabar menggembirakan kembali datang. Dewi terpilih mengikuti Training of Trainer (TOT) Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 223 di Lemhannas RI. Sebuah kesempatan bergengsi yang tidak diberikan kepada banyak orang.
“Dari Sumatera Utara, kami hanya dua orang, Pak. Saya mewakili guru, dan satu lagi Ibu Dr. Meyniar Albina dari UIN Sumut,” ujarnya dalam perbincangan inspiratif bersama Ipda Brimen, Minggu (30/11/2025)
Perjalanannya ke Jakarta bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa harapan besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya. Prestasi ini menjadi bukti pengabdiannya bagi generasi penerus, sekaligus membawa kebanggaan bagi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Serdang Bedagai.
Terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan upacara Hari Guru Nasional dan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, disampaikan Bupati Darma Wijaya saat bertindak sebagai inspektur upacara.
“Pemerintah telah melakukan langkah konkrit untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan kesejahteraan guru,” ujar Bupati membacakan amanat Menteri.
Dalam pidato Menteri ini terselip lima nasihat Presiden Prabowo untuk para murid, yaitu: belajar yang baik, cintai orang tua, hormati guru, rukun dengan teman dan cintai tanah air.
(Abdul Salim)
