Uji kompetensi wartawan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama kembali melahirkan insan yang dinyatakan kompeten. 13 Februari 2026
Salah satunya adalah Sugito, peserta angkatan 67, yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan ujian dengan baik.
Jumat (13/2/2026).
UKW yang digelar di lingkungan Fikom Moestopo tersebut diikuti sejumlah wartawan dari berbagai daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan standarisasi kompetensi sebagaimana diamanatkan dalam regulasi Dewan Pers.
Dalam prosesnya, peserta diuji melalui serangkaian materi mulai dari pemahaman kode etik jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita, hingga uji praktik dan wawancara oleh para penguji bersertifikat.
Sugito salah satu peserta yang mencuri perhatian. Ia disebut sebagai peserta pertama yang menyelesaikan seluruh rangkaian ujian pada hari itu dengan hasil yang memuaskan.
Meski dihadapkan pada berbagai rintangan dan tekanan selama proses UKW, Sugito mengaku terharu ketika dinyatakan lulus.
“Saya sangat bersyukur bisa melewati ujian ini. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari penguasaan materi hingga praktik lapangan.
Tapi semua itu menjadi pembelajaran yang berharga,” ujar Sugito usai pengumuman pengumuman.
UKW sendiri bertujuan memastikan wartawan memiliki kompetensi sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan kualitas pemberitaan semakin meningkat, berimbang, serta berlandaskan kode etik jurnalistik. Pelaksanaan UKW di Fikom Moestopo dikenal ketat dan objektif, sehingga penerimaan peserta menjadi indikator penting atas kapasitas profesional seorang wartawan.
Dalam kesempatan tersebut, Sugito menyampaikan harapannya agar UKW tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar menjadi momentum peningkatan kualitas diri.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus belajar dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Dengan adanya UKW ini, saya berharap bisa semakin profesional, menjaga etika, dan memberikan informasi yang akurat serta terpercaya kepada masyarakat, tambahnya.
Keberhasilan Sugito di UKW angkatan 67 menjadi bukti bahwa ketekunan dan kesiapan adalah kunci dalam menghadapi ujian kompetensi.
Momentum ini sekaligus menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, terutama di tengah tantangan arus informasi digital yang semakin kompleks.
Pelaksanaan UKW di Fikom Universitas Moestopo diharapkan terus melahirkan wartawan-wartawan kompeten yang mampu menjaga profesi marwah serta menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang faktual, tajam, dan berimbang bagi publik.
(Abdul Salim)
