Kasus Pemukulan Berakhir Damai, Kedua Pihak Saling Memaafkan dan takkan lagi mengulangi perbuatannya.
Perselisihan yang sempat terjadi akibat kasus pemukulan di dusun satu desa desa seibulu estafet kecamatan seibamban kabupaten Serdang Bedagai akhirnya menemukan jalan penyelesaian yang bijaksana. Kedua belah pihak yang terlibat telah sepakat untuk mengakhiri konflik dan memilih jalan damai sebagai solusi terbaik. Proses perdamaian ini berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan, keikhlasan, dan rasa saling menghargai. Selasa (21/4/2026)
Melalui mediasi dan musyawarah yang dilakukan, kedua pihak akhirnya duduk bersama berhadapan untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Tidak ada lagi rasa emosi atau dendam yang tersimpan, melainkan digantikan dengan niat tulus untuk memulai lembaran baru. Momen haru tercipta saat keduanya saling memaafkan, bersalaman, sebagai tanda bahwa semua masalah telah selesai dan dimaafkan sepenuhnya.
Keputusan untuk berdamai ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Selain mencegah masalah berlarut-larut hingga ke ranah hukum, penyelesaian secara kekeluargaan ini juga menjaga kerukunan dan keharmonisan hubungan antarwarga. Semoga dengan tercapainya kesepakatan damai ini, tidak ada lagi gesekan yang terjadi di masa mendatang dan hubungan silaturahmi dapat kembali terjalin dengan baik seperti sedia kala.
(Yudi k Nainggolan)

