Di sudut kota Kabupaten Serdang Bedagai yang sejuk dan tenang, terdapat sebuah kedai kopi yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati secangkir kopi yang harum dan lezat, kedai kopi ini juga sering menjadi saksi berbagai pertemuan yang penuh makna dan keakraban. Pada malam hari yang cerah ini disinari bintang bintang yang gemerlap kedai kopi tersebut terlihat lebih istimewa dari biasanya.
(4/4/2026) Tepatnya di malam Minggu.
Nuansa keindahan yang terpancar dari dekorasi yang menarik, aroma kopi yang menyebar ke seluruh ruangan, serta suara percakapan yang hangat menciptakan suasana yang sangat menyenangkan. Hari itu, kedai kopi Cafee Tiga Tujuh tersebut dipilih sebagai tempat pertemuan santai.
Wakapolres Serdang Bedagai Rudi, tiba di kedai kopi Cafee tiga tujuh tersebut dengan sikap yang ramah dan sederhana. Tidak ada kesan kaku atau angkuh yang ditampilkan, para pengunjung kedai kopi menyapa dengan senyum yang tulus.
Sesampainya di tempat yang telah disiapkan,
Wakapolres rudi, kasat intel , ibda berimen insan pers, dan pengunjung segera duduk bersama di meja panjang yang terletak di tengah ruangan. Posisi duduk yang disusun sedemikian rupa membuat mereka terlihat seperti satu keluarga besar yang sedang berkumpul, bukan sekadar hubungan atasan dan bawahan. Nuansa indah di kedai kopi tersebut seolah semakin terasa saat mereka mulai saling menyapa dan berbincang-bincang satu sama lain.
Pemandangan di sekitar kedai kopi Cafee Tiga Tujuh juga menambah keindahan suasana saat itu. terlihat pemandangan pepohonan yang hijau dan rimbun, serta langit yang cerah dan penuh bintang yang bersinar.
Di dalam kedai kopi, hiasan dinding yang bernuansa tradisional namun tetap modern memberikan kesan yang unik dan menarik memberikan kenyamanan tersendiri bagi siapa saja yang duduk di sana. Ditambah lagi dengan irama musik santai yang mengalun pelan di telinga, membuat suasana pertemuan tersebut menjadi semakin hangat dan damai.
Sambil menikmati kopi dan makanan ringan yang disajikan, percakapan pun mulai mengalir dengan lancar. Wakapolres membuka pembicaraan dengan nada bicara yang akrab dan mudah dipahami oleh semua orang.
Beliau menyampaikan bahwa pertemuan santai ini diadakan sebagai sarana untuk mempererat hubungan persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh anggota kepolisian, insan pers dan para pengunjung Beliau menganggap bahwa kedai kopi yang memiliki nuansa indah ini menjadi tempat yang tepat untuk saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta menyampaikan keluhan atau ide-ide yang membangun tanpa adanya hambatan atau rasa takut.
Pertemuan di kedai kopi Cafee tiga tujuh yang indah ini juga membahas berbagai hal lain yang bersifat umum. Mulai dari topik tentang perkembangan ekonomi di daerah, masalah sosial budaya, hingga hobi.
Seiring berjalannya waktu, suasana malam hari yang cerah malam yang tenang. Namun, semangat dan kehangatan yang tercipta di dalam kedai kopi tersebut tidak berkurang sedikit pun.
Saat pertemuan tersebut berakhir, Wakapolres beserta jajarannya bangkit dari tempat duduknya dengan perasaan senang dan puas. Mereka meninggalkan kedai kopi tersebut dengan membawa kenangan yang indah .
Kedai kopi yang memiliki nuansa indah itu pun kembali menjadi tempat yang tenang, namun jejak kehangatan dan kebersamaan dari pertemuan tersebut masih terasa melekat di setiap sudut ruangannya.
Momen duduk bareng yang sederhana namun penuh makna itu menjadi bukti nyata bahwa hubungan yang baik dan harmonis
(Abdul Salim/ Yudi K Nainggolan)

