Ketua APMPEMUS Iqbal SH dan kordinator Aksi Faidul Anwar melakukan unjuk rasa damai di kejaksaan tinggi Sumatera Utara dan kantor pusat PTPN IV REGIONAL I. Di Medan

Ketua APMPEMUS menyatakan kecewa atas ketidak profesionalitas aparat penegak hukum yaitu bapak Muhibbin atas lambatnya memanggil DIRUT PTPN IV PLAMCO yang menjadi pimpinan khusus nya PTPN IV REGIONAL I. 

(13/5/2026)

Koordinasi Aksi Faidul Anwar mengatakan bahwa laporan kami sudah hampir 2 bulan belum melakukan tindakan serius baik penelaahan dan penyelidikan.

Ini bentuk bobrok nya kejaksaan tinggi Sumatera Utara, atas tanggapan Muhibbin dalam laporan dan Aksi Unjuk rasa masyarakat terhadap dugaan kerugian negara atau korupsi.

Apapun pihak yang menanggapi dari kejaksaan atas nama Maria, mengucapkan terima kasih dan berjanji akan memanggil Pihak yang bertanggung jawab dan memiliki wewenang, 

Aksi ini dilanjutkan di kantor pusat PTPN IV REGIONAL I dengan kemarahan yang memuncak kepada manejemen di PTPN IV REGIONAL I .

Iqbal, kita sudah muak dengan PTPN IV REGIONAL I terkhusus laporan kami kepada PTPN IV REGIONAL I atas keluhan masyarakat UNIT kebun tanah Raja, unit Gunung para, pabrik PKS RAMBUTAN.

Faidul Anwar sudah beberapa kali mengatakan bahwa pihak manejemen hanya janji dan janji namun bukti nol besar.

Adapun tuntutan APMPEMUS 

1. Meminta Dirut PTPN IV PLAMCO MENCOPOT MENEJER PTPN IV KHUSUS DAERAH, UNIT TANAH RAJA, GUNUNG PARA, DAN PABRIK PKS KEBUN RAMBUTAN.

2. Meminta Dirut mengundurkan diri karena dinilai tidak mampu memimpin PTPN IV REGIONAL I 

3. Meminta Kajati Sumatera Utara segara memanggil dan memeriksa Dirut PTPN PLAMCO yang bertanggung jawab atas dugaan korupsi dan merusak kebunnya.

4.Meminta Dirut SDM untuk merendahkan diri dinilai tidak mampu dalam memanajemen PTPN IV REGIONAL I .

5. MEMINTA Dirut jadmiko memancarkan RH dan sevp PTPN IV REGIONAL Saya dinilai tidak profesional dan Abai terhadap amanah jabatan.

Terpisah kabang umum PTPN IV REGIONAL I MENJUMPAI aksi damai, mengatakan meminta maaf dan kesadaran penuh, kami salah, kami berjanji akan mencopot dan menindak lanjuti Tuntutan APMPEMUS dan waktu 6 x 24 jam. 

Iqbal mengatakan, uang yang di kelola pakai uang rakyat salah satu BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) memiliki komunikasi yang sangat buruk dari seluruh instansi dan tak mampu mengayomi masyarakat, padahal harus nya PTPN menyentuh paling dasar kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Apalagi Iqbal Menyyangkan Aksi Unjuk rasa mengakhirinya dengan sikap arogan dari pihak pengaman PTPN IV REGIONAL Saya ingin memecahkan dan menghancurkan mobil masa aksi dan mengancam hingga ingin memukul masa Aksi.

(Abdul Salim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak