Perayaan Paskah Oikumene, di hadiri ratusan peserta

  


Paskah Oikumene adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh berbagai denominasi gereja dan kelompok umat Kristen, menjadi wujud nyata dari semangat persatuan, persaudaraan, dan kesatuan iman meskipun terdapat perbedaan cara ibadah maupun tradisi yang dijalankan. Kata “oikumene” sendiri berarti seluruh dunia atau keseluruhan umat beriman, sehingga kegiatan ini bermakna bahwa sukacita dan makna kebangkitan adalah milik bersama bagi seluruh orang percaya tanpa batas golongan, aliran, maupun daerah.

 Rabu (6/5/2026)


Perayaan ini  diselenggarakan di lapangan PTPN IV Perkebunan Seibamban Estate kecamatan seibamban kabupaten Serdang Bedagai  yang disepakati bersama.

 Dihadiri oleh camat Seibamban Budiaman Damaink, S.K.M. M.SI. Pendeta Ebed Nainggolan S.Th.MM. Dandim/Mewakili.Koramil/ Mewakili. kapolres/ Mewakili, Kapolsek di wakili wakapolsek Sunarto beserta jajarannya. Pahala doli siahaan. Pelen Gultom. Monang Batuara, Kepala desa Sekecamatan Seibamban , pendeta, majelis jemaat, tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta ribuan umat dari berbagai latar belakang. Suasananya terasa khidmat sekaligus penuh sukacita, diisi dengan rangkaian kegiatan seperti penyampaian firman Tuhan, pujian dan penyembahan, penampilan seni rohani, drama musikal yang menceritakan peristiwa penyaliban sampai kebangkitan, serta momen berbagi kasih sebagai bentuk pengamalan ajaran cinta kasih. Sering kali kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh agama lain, sebagai wujud toleransi dan keharmonisan antarumat beragama yang terjalin dengan baik.

Selain sebagai perayaan rohani, Paskah Oikumene juga memiliki tujuan sosial yang mulia. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara gereja dengan pemerintah, serta antar sesama warga, menanamkan nilai-nilai damai, keadilan, dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat. Makna kebangkitan yang membawa pembaruan hidup diharapkan tidak hanya dipahami secara rohani saja, tetapi juga diterapkan dalam tindakan nyata, seperti saling membantu, menguatkan satu sama lain, dan membangun lingkungan yang harmonis meskipun hidup ditengah keberagaman. Melalui perayaan ini, pesan utama yang disampaikan adalah bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk mewujudkan persatuan dan kesejahteraan bersama.

(Abdul Salim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak