TANJUNG BERINGIN, Serdang Bedagai - Kisah yang menyentuh hati datang dari pinggir Sungai Bedagai, di mana Nenek Fida (74 tahun) tinggal bersama empat saudara dalam sebuah gubuk sederhana. Tempat tinggalnya di Dusun IX Jalan Nelayan, Desa Tanjung Beringin, bukan hanya sederhana - tapi juga berada di daerah rawan banjir yang semakin berbahaya di musim hujan ekstrem ini.
Pada Minggu (7/12/2025) pukul 11:00 WIB, awak media bersama Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Sergai langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi Nenek Fida yang diketahui hidup dalam kesulitan ekonomi. Tanpa ragu, Ketua AJH Sergai Azwen Fadlaey SH beserta Sekjen dan seluruh anggota langsung sigap memberikan bantuan sembako sebagai bukti kepedulian.
"Kami cek dulu, apakah beliau sudah dapat bantuan pemerintah. Senangnya, beliau punya BLT DD dan Kartu BPJS Gratis. Tapi, tinggal di pinggir sungai dengan cuaca yang gitu parah - perhatian harus lebih banyak lagi," ujar Azwen.
Kondisi Nenek Fida dan keluarganya menjadi perhatian serius, terutama dengan ancaman bencana yang selalu ada. Azwen berharap pemerintah dan masyarakat sekitar tidak hanya berhenti pada bantuan material, tapi juga memastikan keamanan tempat tinggal mereka.
"Meski sudah ada bantuan, di musim hujan seperti ini, mereka butuh perlindungan lebih. Jangan biarkan mereka tinggal di daerah yang berbahaya," tegasnya.
Dukungan dari AJH Sergai memberikan harapan kecil bagi Nenek Fida dan keluarga. Kisahnya menjadi pengingat bahwa saling peduli tetap penting, terutama bagi mereka yang hidup di pinggiran dan rawan bencana. Semoga lebih banyak pihak tergerak untuk berbuat baik.
(Rudy sujati)


