Rumah Kepala Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai beramai ramai warga mendatangi rumah kades
pada Senin (08/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketegangan terjadi setelah inventaris mobil desa disebut-sebut tidak dipinjamkan untuk memuat bantuan kemanusiaan dari Desa Sentang yang akan dikirim ke korban bencana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media awak, kejadian bermula ketika tokoh pemuda Desa Sentang berusaha mengerahkan mobil desa untuk memuat bantuan tersebut. Namun menurut warga, diduga Kepala Desa Sentang tidak memberikan izin penggunaan kendaraan inventaris itu.
Awak media kemudian mencoba meminta keterangan dari tokoh pemuda Desa Sentang, Rizal, yang juga anggota organisasi Pemuda Pancasila. Ia membenarkan bahwa warga mendatangi rumah kepala desa setelah mengetahui inventaris mobil desa tidak dapat digunakan.
“Sekitar pukul 20.00 WIB warga datang ke rumah kepala desa karena mobil desa tidak bisa dipakai untuk mengangkut bantuan dari warga untuk para korban bencana,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, setelah warga menunggu dan kondisi semakin panas, salah satu anggota keluarga kepala desa akhirnya keluar dan memberikan kunci inventaris mobil tersebut untuk digunakan mengangkut bantuan. Sementara kepala desa sendiri disebut tidak terlihat pada saat kejadian itu.
Masih kata Rizal, warga menilai sudah banyak persoalan yang terjadi di Desa Sentang. Ia berharap pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui dinas terkait dapat mengambil langkah agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kita berharap Pemkab Sergai bisa mengambil sikap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

